Usaha Cuci Helm Semakin Banyak Peminat Setelah Pandemi

Des 19, 2022 | Tips Usaha

Meningkatnya kesadaran akan kebersihan dan meningkatnya pengguna ojek online menjadi faktor meningkatnya peminat usaha cuci helm setelah pandemi. Saat ini terdapat sekitar 20 juta pengguna sepeda motor di Jakarta dan sekitarnya, dan tentunya mereka menggunakan helm bukan? Jumlah ini belum termasuk helm untuk penumpang.

Prospek Usaha Cuci Helm Sangat Besar

Bagi Anda yang memiliki jiwa bisnis, tentu telah melihat dan memikirkan peluang usaha cuci helm. Untuk membantu memperjelas peluang tersebut, beriukut kami sajikan prospek usaha cuci helm.

Dari beberapa riset singkat yang kami himpun, setidaknya para pengguna kendaraan roda dua mencuci helm mereka seminggu sekali. Akan tetapi frekuensi mencuci helm tersebut pada kenyataannya mungkin hanya sebulan sekali.

Jika dari 20 juta pengguna sepeda motor mencuci helm sebulan sekali, berarti ada 20 juta helm yang harus dicuci. Tentu tidak semuanya mau atau sempat mencuci helm ke tempat cuci helm. Terkadang, bagi mereka yang terlalu sayang uang sekecil apapun akan mencuci helm sendiri.

Sebelum lanjut membahas prospek usaha cuci helm, mari kita temukan dulu alasan kenapa setiap pengguna helm harus mencuci helm mereka di tempat pencucian helm.

Kenapa Pengguna Helm Harus Mencuci Helm di Jasa Pencucian Helm?

Seperti yang kami jelaskan di atas, dari 20 juta pengguna motor di Jabodetabek, mereka bisa saja mencuci helm sendiri. Masalahnya adalah, untuk dapat mencuci helm dengan baik dan benar tidak bisa sembarangan atau menggunakan cara manual. Ketika helm tersebut terlalu lama kering, maka ada potensi jamur dan bakteri yang tumbuh dan dapat pindah ke kepala pengguna helm tersebut.

Tentu ini tidak sehat, mereka akan banyak keluar biaya untuk perawatan rambut seperti shampo dan obat penghilang jamur di kerak kepala yang jatohnya akan lebih mahal ketimbang mencuci helm Rp. 30.000 per bulan.

Untuk dapat mencuci helm dengan baik dan benar, Anda harus menggunakan mesin khusus untuk membersihkan helm dan mengeringkan helm. Ini karena alat untuk cuci helm memiliki kemampuan mencuci dan mengeringkan dengan cepat. Selain itu, mesin cuci helem seperti Dinbers juga menggunakan sistem ozonisasi untuk membasmi dan mencegah timbulnya jamur, kuman, virus,dan bakteri.

Inilah alasan mengapa tempat cuci helm di Jakarta dan sekitarnya selalu ramai dengan antrian para pengguna motor yang ingin mencuci helm mereka.

Perhitungan Bisnis Cuci Helm

Riset dan asumsi yang kami gunakan disini adalah untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Meskipun begitu, prospek usaha cuci helm ini mungkin juga relevan untuk kota besar lainnya seperti Bandung, Jogja, Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar.

Modal Usaha

  • Paket usaha cuci helm berkisar antara Rp. 5 juta hingga Rp. 10 juta, tergantung kelengkapan, kapasitas, dan teknologi yang membuat mereka semakin efisien. Kita ambil di modal tertinggi, yakni Rp. 10 juta.
  • Sewa tempat di Jakarta, bukan di jalan utama akan tetapi masih di pinggir jalan yang ramai seperti kios kontrakan berkisar Rp. 2.5 juta per bulan atau Rp. 30 juta per tahun.
  • Gaji karyawan di Jakarta berdasar UMR terendah adalah Rp. 5 juta atau Rp. 60 juta per tahun.
  • Biaya listrik dan lainnya, per tahun kita asumsikan Rp. 20 juta.

Dengan demikian, modal usaha cuci helm berkisar Rp. 120 juta, yang sudah termasuk operasional setahun, atau Rp. 10 juta per bulan.

Target Penjualan

Rata-rata biaya cuci helm di Jakarta dan sekitarnya adalah Rp. 33.333, dimana biaya cuci helm terendah adalah Rp. 25.000 per cuci helm (biasanya untuk ojek online) dan tertinggi Rp. 50.000 untuk helm full-face.

Jika modal usaha Rp. 10 juta per bulan, maka target penjualan usaha cuci helm yang layak adalah Rp. 15 juta per bulan. Ini artinya Anda harus mencuci 300 helm hingga 500 helm dalam sebulan, atau sekitar 10 hingga 20 helm per hari. Ini sudah sesuai dengan kapasitas pencucian per hari.

Rasio Pengembalian Modal

Dari data prospektif tersebut, tingkat pengembalian modal Anda per tahun adalah 100%. Sebetulnya dalam bisnis, angka ROI 100% ini cukup optimis, dan bahkan ambisius. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak terpaku dengan jumlah tersebut. Pada umumnya tingkat pengembalian modal sekitar 25% hingga 30% per tahun.

Optimaliasi Usaha Cuci Helm

Jika anda ingin meningkatkan pendapatan dan mengoptimalkan usaha cuci helmnya, Anda dapat upgrade mesin cuci helm. Menggunakan mesin cuci helm dengan 4 tungku dapat meningkatkan kapasitas cuci helm per hari hingga 50 helm per hari.

Untuk dapat melakukan upgrade, Anda harus menyiapkan anggaran investasi sedikit lagi, hingga Rp. 30 juta. Namun, jumlah investasi tersebut tidak ada artinya jika dibanding dengan peningkatan pendapatan yang bisa Anda dapatkan.

Dengan mencuci 50 helm per hari, ini berarti pendapatan Anda akan meningkat menjadi Rp. 1.5 juta hingga Rp. 2.5 juta per bulan. Jika kita ambil rata-rata maka pendapat perhari menjadi Rp. 2 juta, dan sebulan Rp. 50 juta.

Meskipun terlihat sangat menarik, akan tetapi tentu ada upaya-upaya lainnya yang perlu Anda lakukan untuk mencapai target pendapatan jasa cuci helm tersebut, yakni 50 helm per hari. Upaya tersebut bisa seperti dengan menjalankan digital marketing sedikit demi sedikit.

Promosi di Saluran Digital

Digital marketing dapat dilakukan dengan biaya seminim mungkin dan mengikuti perkembangan bisnis. Biaya rata-rata digital marketing di seluruh industri dihitung dari persentase omet, yakni 9% dari pendapatan untuk perusahaan yang sudah stabil.

Dalam merintis usaha di era digital, persentase anggaran biaya digital marketing dapat mencapai 30% dari total pendapatan. Biasanya selama 3 hingga 6 bulan dari awal bisnis beroperasi. Setelah itu, persentase tersebut dapat menurun dan ini bukan berarti Anda mengecilkan anggaran digital marketing.

Omset Anda meningkat dari 15 juta ke 50 juta, persentara alokasi anggaran biaya digital marketing dapat Anda turunkan dari 30% ke 20%, sehingga tadinya biaya digital marketing Anda Rp. 4.5jt, dengan menurunnya persentase ke 20% maka biaya digital marketing Anda justru harus meningkat, menjadi Rp. 10 juta per bulan.

Dengan biaya digital marketing Rp. 10 juta per bulan, Anda dapat melakukan:

  1. Design grafis sosmed.
  2. Penambahan konten artikel berkualitas di website untuk tetap mengikat para calon pengguna..
  3. Selalu tampil di hasil pencarian kata kunci yang relevan dengan bsinsi Anda.

Dan pada akhirnya, brand jasa cuci sepatu Anda dapat dikenal baik oleh para pengguna di radius beberapa kilometer dari tempat usaha Anda.

Tingkat Persaingan Bisnis

Tentu sangat perlu untuk mengukur ketersediaan pasar dengan tingkat persaingan. Untuk wilayah Jabodetabek dengan 20 juta captive market dan target ideal dari usaha cuci helm adalah Rp. 50 juta per bulan atau mencuci sekitar 1000 helm per bulan, maka setiap usaha cuci helm memiliki porsi 20 juta helm / 1000, atau 20.000 helm dalam sebulan.

Saat ini di Jabodetabek belum ada jasa cuci helm sebanyak itu.

Faktor Kunci Keberhasilan Bisnis Cuci Helm

Belajar dari tingkat persaingan bisnis tersebut kita mendapatai bahwa apa yang paling menentukan di usaha cuci helm adalah:

  • kecepatan dalam ambil keputusan untuk realisasi bisnis cuci helm,
  • pemilihan lokasi, mesin dan karyawan
  • memiliki dana cadangan dari jumlah investasi minimal (Rp. 120 juta), atau Rp. 360 juta,
  • branding online, jalankan kampanye sehat seputar penggunaan helm di radius sekeliling bisnis Anda,
  • lakukan optimalisasi.

Bisnis cuci helm Anda juga memungkinkan untuk bercabang-cabang, jika Anda mau rajin tentunya!

Hubungi Team Dinbers untuk diskusikan rencana buka jasa cuci helm Anda sekarang juga.

Tak Ditemukan Hasil

Laman yang Anda rikues tak dapat ditemukan. Cobalah mengganti pencarian Anda, atau gunakan navigasi di atas untuk mencari postingan.

Chat Dinbers via WhatsApp

Pin It on Pinterest

Share This